Lubuk Basung, Wartapatroli.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) bagi jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Agam, Selasa (4/11).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Disdikbud Agam ini dihadiri oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Agam Welfizar, Plt. Sekretaris Disdikbud Alfiandri, S.Pd, Kabid Pembinaan SD Fadli, S, serta Kabid Pembinaan SMP Deputra Ariandi, S.Pd, M.Pd. Acara dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Agam yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Disdikbud Agam, Andri Naldi, AP, M.Si.
Dalam sambutannya, Andri Naldi menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam mendukung dan menyukseskan program unggulan (Progul) Bupati Agam, seperti kegiatan shalat berjamaah di masjid serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas nasional dari Presiden Prabowo Subianto.
Kepala sekolah harus berperan aktif memantau dan membantu pelaksanaan program unggulan, baik daerah maupun nasional. Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah,” ujar Andri Naldi.
Ia juga mengingatkan agar kepala sekolah dan bendahara BOSP mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan serius, mengingat adanya berbagai perubahan regulasi dari pemerintah pusat terkait pengelolaan dana pendidikan tersebut.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar, Fadli, S, menekankan pentingnya kepatuhan dan profesionalisme dalam mengelola dana BOSP.
Gunakan dana secara tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai terjadi kesalahan yang berujung pada persoalan hukum. Kelolalah dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Di sisi lain, Kabid Pembinaan SMP, Deputra Ariandi, S.Pd, M.Pd, mengingatkan agar dalam perencanaan penggunaan dana BOSP, pihak sekolah melibatkan komite sekolah, guru, dan orang tua/wali murid.
Susun program berdasarkan skala prioritas. Fokuslah pada kegiatan yang mampu meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk kemandirian peserta didik, termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang bernilai positif,” tutup Deputra Ariandi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Agam dapat mengelola dana BOSP secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. ( Al Guru).












