Pasaman Barat, Wartapatroli.com – Cuaca buruk yang melanda perairan pantai Air Bangis Pasaman Barat dalam beberapa pekan terakhir berdampak signifikan terhadap aktivitas nelayan. Tingginya gelombang disertai angin kencang membuat banyak nelayan memilih menghentikan aktivitas melaut demi menjaga keselamatan.
Salah seorang nelayan Air Bangis, Rahmat mengaku kondisi cuaca yang tidak menentu membuat mereka beberapa kali tidak berani turun ke laut. Perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, terutama gelombang tinggi, menjadi kekhawatiran utama saat berlayar.
“Kami sempat beberapa hari tidak berani melaut karena cuaca sering berubah, sampai hari ini. Gelombang tinggi dan angin kencang itu sangat berbahaya bagi kami,baik yang pakai bagan dan terutama bagi kami yang memakai perahu kecil,tidak melaut” ujar rahmat, menjawab Wartapatroli.com, Selasa (18/11).
Akibat tidak melaut, hasil tangkapan nelayan otomatis menurun drastis. Pendapatan mereka ikut terdampak, terlebih bagi nelayan kecil yang menggantungkan sepenuhnya penghasilan dari aktivitas menangkap ikan.
Rahmat menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki pekerjaan alternatif saat cuaca buruk, sehingga ia hanya bisa berdiam diri sambil beristirahat di rumah. Ketidakpastian cuaca membuat para nelayan berharap kondisi segera membaik agar mereka dapat kembali melaut seperti biasa.(Ari)
Cuaca Buruk Landa Pantai Air Bangis Pasaman Barat












