Agam, Wartapatroli.com — Nenek Mardini (83), warga Jorong Parik Panjang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, kabupaten Agam yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi di usia senja, mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Perhatian tersebut merupakan salah satu bentuk implementasian kepedulian pemerintah daerah terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan penanganan sosial.
Hal itu disampaikan oleh Hamid, Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Nagari Lubukbasung. Ia mengatakan, kondisi Nenek Mardini ini diketahui melalu pemberitaan salah satu media lokal, dan permasalahan ini langsung dibahas dalam rapat koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Agam bersama seluruh pendamping sosial PKH se-Kabupaten Agam pada Rabu (28/1) siang
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Agam telah menjadwalkan kunjungan langsung ke kediaman Nenek Mardini pada Kamis (29/1) guna meninjau kondisi yang bersangkutan sekaligus mengkaji bentuk bantuan sosial yang dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami sedang mengupayakan peninjauan ulang status desil ekonomi Nenek Mardini ke Pemerintah Nagari Lubukbasung. Usulan ini disampaikan berdasarkan fakta dan hasil investigasi lapangan, serta telah dilaporkan ke unsur terkait.
Mudah-mudahan ada solusi terbaik bagi beliau,” ujar Hamid kepada awak media, yang dikutip Wartapatroli.com Rabu (28/1), Diketahui, hingga saat ini Nenek Mardini belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Hal tersebut disebabkan data ekonomi keluarganya tercatat pada Desil 6–10 atau kategori dianggap mampu, meskipun kondisi riil di lapangan menunjukkan keterbatasan ekonomi yang memprihatinkan.
Dalam kesehariannya, Nenek Mardini tinggal bersama anaknya, Ratnawitri, yang bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu sekolah dasar di Lubukbasung. Saat Ratnawitri bekerja, Nenek Mardini terpaksa berada di dalam kamar demi keselamatan karena kondisinya yang sudah tidak mampu beraktivitas secara mandiri.
Secara fisik, Nenek Mardini mengalami penurunan kesehatan, di antaranya penglihatan yang mulai kabur serta pendengaran yang tidak lagi berfungsi dengan baik. Saat dikunjungi awak media sebelumnya, ia hanya mampu terdiam, namun tetap berusaha menyunggingkan senyum.
Sementara itu, pemberitaan mengenai kondisi Nenek Mardini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap pemerintah segera menetapkan Nenek Mardini sebagai penerima bantuan sosial agar dapat menjalani masa tua dengan lebih layak dan manusiawi. (Bagindo/int)












