Lubuk Basung — Dampak hujan ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Agam tidak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada fasilitas saluran air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan. Menyikapi kondisi tersebut, PDAM Tirta Antokan melakukan percepatan perbaikan guna memastikan kembali kelancaran pendistribusian air bersih kepada pelanggan.
Salah satu titik perbaikan difokuskan pada sentral pengendalian saluran air di wilayah Jorong Sungai Jaring Pulai. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pembenahan jaringan pipa serta pemasangan pentil pembuangan angin pada jalur pipa guna menstabilkan aliran air.
Kasubag Transmisi dan Distribusi PDAM Tirta Antokan, Asril Deni Putra, saat ditemui di lapangan mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan waktu cukup lama akibat kondisi alam yang tidak bersahabat.
Hampir setengah bulan kami berjibaku melakukan perbaikan saluran yang dihantam longsor dan banjir. Alhamdulillah, saat ini kondisi jaringan sudah mulai terkendali dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lamanya proses perbaikan disebabkan derasnya arus air di Batang Antokan yang menyulitkan petugas dalam melakukan pekerjaan. Bahkan, pihak PDAM terpaksa melibatkan pihak ketiga untuk mempercepat proses perbaikan di lapangan.
Intensitas air yang sangat deras membuat pengerjaan tidak bisa maksimal. Untuk itu, kami juga menggunakan jasa pihak kedua agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat segera kembali normal,” tambahnya.
PDAM Tirta Antokan memastikan akan terus melakukan pemantauan dan perawatan jaringan guna menjaga kenyamanan serta kebutuhan air bersih pelanggan pascabencana. ( Al












