Agam  

Jumlah Korban Meninggal Capai 32 Orang, Pencarian Masih Berlanjut di Palembayan

Palembayan, Wartapatroli.com — Bencana banjir bandang yang melanda Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, membawa duka mendalam bagi masyarakat. Jumlah korban meninggal terus bertambah sejak peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (27/11) sore.

Hingga Jumat (28/11), tim SAR gabungan telah menemukan 27 jenazah dari berbagai titik penyisiran. Banyak di antaranya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan—terhanyut hingga pinggir jalan, tersangkut pohon dan batu besar, bahkan sebagian tubuh terpisah sehingga sulit dikenali.

Menurut laporan tim di lapangan, diperkirakan jumlah korban masih akan bertambah. Hal ini mengingat masih banyak warga yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan sejak banjir bandang dan longsor menerjang kawasan tersebut.

Pencarian di rumah-rumah warga yang tertimbun material banjir bandang belum dapat dilakukan secara maksimal. Tim SAR menyebutkan, luasnya cakupan wilayah terdampak membuat mereka membutuhkan tambahan personel dan peralatan untuk mempercepat proses penyisiran.

Eki Marlinda, Kabid.Kerjasama-Informasi yang berada di lokasi kejadian, mengatakan bahwa seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi saat ini ditempatkan di dua titik. “Sebagian besar jenazah disemayamkan di pelataran Masjid Nurul Hikmah Padang Koto Gadang, sementara lima jenazah lainnya ditampung di Puskesmas Bawan, Ampek Nagari,” ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai keputusan Bupati Agam dan unsur Muspida, jenazah yang tidak teridentifikasi dan tidak dijemput pihak keluarga akan dimakamkan oleh Pemkab Agam. Prosesi pemakaman dipusatkan di TPU Kampuang Baru, Sungai Jariang, Lubuk Basung, dengan koordinasi dari DPUTR Agam dan Dinas Sosial Agam.

Pemerintah Daerah sangat berduka atas musibah ini. Kami mengimbau seluruh masyarakat, pemerintah, dan unsur terkait untuk bahu membahu dalam pencarian dan evakuasi korban serta penanganan dampak bencana,” kata Eki

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Personel tambahan dari TNI dan Basarnas telah dikerahkan untuk memperluas area penyisiran dan mempercepat penemuan korban yang masih hilang.( Al Guru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *