Agam, Wartapatroli.com – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Agam terpilih yang juga Anggota DPRD Agam Fraksi Golkar, Joni Putra, S.Kom., M.M., CHRM., Dt. Bintaro Hitam, menghadiri Launching Silek Tradisi Minangkabau yang digelar di SMAN 3 Lubuk Basung, Jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sabtu (24/1).
Launching tersebut merupakan bagian dari kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang menetapkan silek tradisi Minangkabau sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi SMA dan SMK sederajat, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Joni Putra menyampaikan apresiasi atas masuknya program pelestarian budaya ke dalam lingkungan pendidikan formal. Menurutnya, silek tradisi tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda Minangkabau.
“Silek tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga adab, disiplin, dan nilai-nilai kehidupan yang sejalan dengan filosofi adat Minangkabau. Ini langkah tepat untuk menjaga identitas budaya kita,” ujar Joni Putra.
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Agam, khususnya Fraksi Golkar, mendukung penuh program pendidikan berbasis kearifan lokal. Ia berharap kegiatan silek tradisi di sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak sekadar menjadi agenda seremonial semata.
“Anak-anak kita harus mengenal dan mencintai budayanya sendiri. Dengan silek diajarkan di sekolah, kita menanamkan kebanggaan sebagai orang Minang sejak dini,” tambahnya.
Kegiatan launching tersebut turut dihadiri Kepala SMAN 3 Lubuk Basung Hilda, Kasubag Bin Ops Polres Agam Iptu Yanti, Kasi Trantib Fadli, Walinagari Manggopoh Zahmas Ari, S.Pd.I, unsur Niniak Mamak, majelis guru, komite sekolah, Bhabinkamtibmas Nagari Manggopoh Brigpol Defrinaldi, serta siswa dan siswi SMAN 3 Lubuk Basung.
Rangkaian acara diawali dengan Tari Pasambahan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para undangan, peresmian launching Silek Tradisi Minangkabau, serta peragaan silek oleh siswa dan siswi SMAN 3 Lubuk Basung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan silek tradisi Minangkabau dapat terus lestari dan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pelajar di Kabupaten Agam dan Sumatera Barat. (Bagindo)












