Agam  

L.A Community Menembus Hujan Dan Badai, “Beri Cahaya dan Harapan di Tanah Agam”

Agam, Wartapatroli.com, – Ditengah hamparan Hujan yang jatuh sejak siang yang tak hanya membasahi bumi Agam, yang seolah turut menumpahkan kesedihan yang masih menggantung di langit bencana. Namun, pada Selasa (9/12) sore, di tengah tebalnya mendung dan langit kelabu serta jalanan basah yang berbau tanah, langkah para relawan L.A Community justru semakin mantap. Seperti percik lilin kecil yang menolak padam, mereka kembali untuk kesekian kalinya turun ke lapangan, membawa bantuan dan setitik harapan bagi warga yang terdampak banjir bandang.

Dengan rangkaian sepeda motor dan sebuah mobil pick up pembawa puluhan paket sembako bantuan, komunitas touring motor Kabupaten Agam itu dengan resiko tinggi menembus derasnya hujan menuju Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Di sana, di tengah rumah-rumah yang gelap oleh padamnya listrik dan wajah-wajah yang letih menunggu pertolongan, L.A Community menyerahkan dua unit genset dan 30 paket sembako, dalam bentuk paketan beras, minyak goreng, mi instan, dan gula, sebuah tanda bahwa kepedulian masih hidup. Dua genset yang merupakan sumbangan dari Owner Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Haji Isman Tanjung, yang turut menyalakan cahaya di tengah duka.

Ketua L.A Community, Vera Christian, S.H., M.H., menyampaikan bahwa langkah mereka bukan sekadar perjalanan bantuan, tetapi perjalanan hati.
“Hujan dan badai bukan alasan untuk berhenti membantu. Saudara-saudara kita di lokasi bencana sangat membutuhkan dukungan. Hari ini kami membawa genset agar warga tidak kesulitan penerangan, dan sembako untuk kebutuhan harian,” ujarnya, saat dikonfirmadi Wartapatroli.com Selasa (9/12) dengan suara yang menyatu dengan rintik hujan yang terus jatuh.

Ia menegaskan bahwa kepedulian ini bukan gerakan sesaat.
“Kami sudah menyalurkan bantuan ke Palembayan, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, Malalak, hingga Matur. Komitmen kami adalah hadir di mana masyarakat membutuhkan,” tambahnya.

Di Bancah, ucapan terima kasih datang dari perwakilan masyarakat, Dayat, yang menyambut bantuan itu dengan mata yang menyiratkan kelelahan sekaligus kelegaan.
“Di tengah kondisi sulit seperti ini, bantuan sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada L.A Community dan terkhusus kepada Haji Isman Tanjung. Ini sangat membantu masyarakat Bancah,” katanya.

Perjalanan belum selesai. Senja yang muram mengiringi rombongan menuju Embun Pagi, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur. Di kantor nagari, 50 paket sembako kembali diserahkan kepada warga Jorong Kuok III Koto yang juga terdampak bencana hidrometeorologi. Sebagian bantuan itu, lagi-lagi, merupakan wujud kepedulian dari Haji Isman Tanjung.

Bantuan diterima oleh Wali Nagari Matua Mudiak, Akmal Hamid, S.Sos.
“Atas nama pemerintah nagari, kami sangat berterima kasih kepada L.A Community dan Haji Isman Tanjung. Bantuan ini akan langsung kami distribusikan kepada warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini menjadi amal bagi semua yang terlibat,” ucapnya.

Di balik setiap paket bantuan, ada tangan-tangan yang bekerja dalam diam anggota L.A Community seperti Faddry Chan (Along), Hari Susanto, Hendra Caniago, dan Tan Mudo yang setia mendampingi penyaluran di tengah cuaca yang tak bersahabat.

Pada hari itu, mungkin hujan tak reda, tetapi ada sesuatu yang lebih hangat daripada sinar matahari: solidaritas yang mengalir lembut seperti lagu melankolis, membawa harapan dari satu titik bencana ke titik lainnya. Dan di tanah Agam yang sedang berduka, kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa dalam setiap gelap, selalu ada cahaya yang bersedia datang, meski harus menembus badai.(Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *