Agam,Wartapatroli.com Rabu 21 Januari 2026 merupakan langkah awal Dewan Pimpinan Daerah (DPD – Golkar) Partai Golongan Karya Kabupaten Agam, hal ini diukir dengan dilaksanakannya Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Agam secara resmi di Hotel Sakura Syariah, Lubuk Basung Kabupaten Agam, yang dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat, H. Khairunas.
Istimewa kegiatan Musda kali ini dihadiri Wakil Bupati Agam H. Muhammad Iqbal, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumbar, Pengurus DPD Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Kepala Badan Kesbangpol Agam Bambang Warsito, Perwakilan Partai Politik, serta 16 Pengurus Kecamatan Partai Golkar se-Kabupaten Agam.
Saat dikonfirmasi awak media Ketua DPD Partai Golkar Agam, Lazuardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda XI sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, pelaksanaannya harus ditunda akibat bencana yang melanda Kabupaten Agam.
“Atas nama keluarga besar Partai Golkar Agam, kami turut berdukacita atas bencana yang terjadi. Semoga seluruh korban diberikan ketabahan,” ujar Lazuardi.
Ia berharap Musda XI dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik melalui musyawarah mufakat. Pada kesempatan tersebut, Lazuardi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan masyarakat setelah sekitar 15 tahun memimpin Partai Golkar di Kabupaten Agam.
“Selama memimpin tentu ada keterbatasan dan kekhilafan. Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya,” katanya. Di akhir sambutannya, Lazuardi berpesan kepada seluruh kader agar tetap menjaga kebersamaan dengan mengutip pepatah Minangkabau, “Cadiak indak mambuang kawan, gapuak indak mambuang lamak.”
Sementara itu, Wakil Bupati Agam H. Muhammad Iqbal mengatakan Partai Golkar memiliki peran penting dalam dinamika politik dan pembangunan di Kabupaten Agam. Ia berharap Musda XI mampu melahirkan kaderisasi yang kuat dan pemimpin yang visioner.
“Agam saat ini tengah menghadapi tantangan besar pascabencana. Kami berharap dukungan dari seluruh elemen, termasuk Partai Golkar. Kepentingan rakyat harus di atas kepentingan golongan,” ujarnya.
Iqbal juga berharap Partai Golkar terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan mampu melahirkan pemimpin yang dapat menyatukan kader serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Agam.
Dalam arahannya, Ketua DPD Partai Golkar Sumbar H. Khairunas menegaskan bahwa Golkar sebagai partai tertua di Indonesia tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.
“Hari ini kita mengutamakan musyawarah mufakat. Kesuksesan tidak datang tanpa persiapan dan kebersamaan,” kata Khairunas.
Ia menjelaskan bahwa Musda merupakan forum evaluasi dan pemilihan ketua yang tentu diwarnai dinamika. Khairunas mengungkapkan sempat mendorong Lazuardi untuk kembali memimpin Golkar Agam, namun DPP merekomendasikan agar membuka ruang bagi kader-kader baru.
“Ke depan, Golkar Agam harus mempersiapkan diri menghadapi agenda politik besar, termasuk menyiapkan calon pimpinan DPRD dan kepala daerah,” ujarnya.
Terkait strategi politik, Khairunas menegaskan Partai Golkar terbuka untuk berkoalisi dengan partai lain, baik dalam kontestasi DPRD maupun pemerintahan daerah.(Bagindo)












