Agam  

Pergelaran Tahunan Sanggar Tari Pitunggua Agam Angkat Seni Budaya Minangkabau

Lubuk Basung . Wartapatroli.com. Sanggar Tari Pitunggua Agam menggelar pergelaran tahunan di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan ajang apresiasi dan evaluasi hasil pembelajaran seni tari yang telah dijalani peserta didik selama satu tahun.

Pergelaran tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Agam yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Andri, ST., MT. Acara ini juga disaksikan oleh orang tua peserta didik, pemerhati seni, serta masyarakat yang antusias menyaksikan penampilan para penari muda.

Pimpinan Sanggar Tari Pitunggua Agam, Petrinaldi, S.Sn, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergelaran ini bertujuan menampilkan hasil pembinaan seni tari sekaligus menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap seni dan budaya Minangkabau.

Sanggar Tari Pitunggua Agam secara aktif mengikuti berbagai event dan festival tari, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Hingga saat ini, jumlah peserta didik kami mencapai sekitar 95 anak dari berbagai jenjang usia, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMA,” ujarnya.

Sementara itu, Andri, ST., MT dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Agam atas konsistensi Sanggar Tari Pitunggua Agam dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Menurutnya, kegiatan seni seperti ini memiliki peran penting dalam mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai tradisi Minangkabau, khususnya di bidang seni dan budaya.

Semoga ke depan seni dan budaya daerah terus terjaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Agam,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Andri juga menyampaikan sebuah pantun sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada Sanggar Tari Pitunggua Agam, dengan sebuah pantun berikut.

Taruilah jalan ka Paligam

Singgah sabanta mambali kuini

Taruilah berkarya Sanggar Tari Pitunggua Agam

Supayo tacapai visi Agam Madani

Pergelaran tahunan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan serta mendorong lahirnya generasi muda yang mencintai dan melestarikan seni budaya Minangkabau. ( Era Darwis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *