Sumatera Barat – wartapatroli. Com -padang pariaman minggu (30-112025) Berdasarkan hasil observasi pergerakan Ex-Siklon Tropis SENYAR yang berada di Laut Cina Selatan dan terus menjauhi wilayah Indonesia sehingga potensi cuaca ekstrem semakin berkurang.
Kepala stasiun meteorologi minang kabau Desindra Deddy Kurniawan Mempertimbangkan bahwa wilayah Sumatera Barat di Bulan Nopember dan Desember adalah masih dalam puncak musim hujan serta kondisi dinamika atmosfer seperti Indeks Ocean Dipole (IOD), Sea Surface Temperatur (SST) dan belokan/konvergensi arus udara yang masih aktif mensuplai uap air, sehingga masih memicu potensi pertumbuhan awan-awan hujan di Wilayah di Sumatera Barat dalam sepekan kedepan. Tuturnya.
Dengan memperhatikan kondisi perkembangan dinamika atmosfer tersebut, maka kami menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :
1. Tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrim yang
diprakirakan masih dapat terjadi di penghujung akhir tahun 2025 ini.
2. Memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal terutama yang rawan terjadi bencana banjir, tanah longsor dan galodo.
3. Menghimbau dan merekomendasikan untuk masyarakat yang berada di posko bencana di 16 Kabupaten yang terdampak anatara lain Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah datar, Padangpanjang, Padang,Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota,Payakumbuh, Sawahlunto, Kab. Solok, Solok, dan Solok Selatan untukdapat berangsur kembali ke tempat tinggal masing masing.
Disamping itu deddy meyampaikan “Masyarakat juga dihimbau untuk selalu mengenali titik-titik rawan bencana,melakukan pembaharuan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, mencari lokasi yang aman apabila kondisi hujan terjadi dalam intensitas yang tinggi dan durasi yang lama, serta selalu mengikuti arahan petugas dan instansi terkait kebencanaan.””tegasnya.
Untuk informasi cuaca serta peringatan dini Sumatera Barat dapat diperoleh melalui media sosial @bmkgminangkabau (Instagram), InfoBMKG(android/iOS) dan juga dapat menghubungi kontak 081268125907 (whatsapp).(info sumber BMKG/Ari)












