Warga Pertanyakan Kinerja Pemerintah Nagari Barahan

Pasaman Barat, Wartapatroli.com – Pekerjaan pembangunan jembatan di Nagari Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, senilai Rp153 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, hingga kini belum juga rampung. Padahal, proyek yang dikerjakan secara swadaya itu dijadwalkan selesai pada 2 September 2025.

Pantauan Wartapatroli.com di lapangan, hingga 20 Oktober 2025 progres fisik pembangunan jembatan tersebut masih jauh dari kata selesai. Kondisi ini memantik sorotan publik yang menilai pelaksanaan proyek terkesan lamban dan kurang diawasi secara maksimal oleh pihak terkait.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas keterlambatan penyelesaian proyek tersebut.

“Sebagai penerima manfaat kami tidak habis pikir kenapa pekerjaan jembatan ini tak kunjung selesai. Jangan sampai ada kelalaian dari pelaksana atau dugaan permainan di balik proyek ini,” ujarnya.

Warga berharap jembatan itu segera rampung agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses utama ke lahan pertanian.

“Kami para petani sangat membutuhkan jembatan ini. Kalau terus tertunda, jelas aktivitas pertanian kami terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat (PJ) Wali Nagari Batahan Tengah, M. Hasbi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Wartapatroli, Senin (20/10) belum memberikan tanggapan alias memilih “no comment”.

Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berkompeten untuk mendapatkan klarifikasi dan memastikan transparansi penggunaan dana desa agar tercipta suasana kondusif melalui pemberitaan yang berimbang.(Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *