Agam, Wartapatroli.com – Dalam nuansa kepedulian yang menyentuh, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhor) Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan kebutuhan harian bagi warga terdampak bencana longsor dan banjir di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Bantuan tersebut diserahkan melalui BPBD Provinsi Sumbar sebelum akhirnya diantarkan langsung menuju lokasi bencana yang hingga kini masih dipenuhi material longsor. Segala logistik yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana internal oleh para pegawai Disbuntanhor, yang dengan ketulusan hati menghimpun dana dan membelanjakannya dalam bentuk kebutuhan pokok paling mendesak bagi para pengungsi.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 5 dus air mineral gelas, 7 dus sabun mandi, 7 dus sabun cuci, 1 dus pasta gigi, 1 dus sikat gigi, 3 dus sampo, 1 dus pembalut wanita, 20 kilogram gula pasir, serta 18 dus minyak goreng. Seluruhnya ditujukan untuk mengurangi beban harian warga yang tengah menghadapi situasi sulit pascabencana.
Kepala Disbuntanhor Provinsi Sumbar, Ir. Afniwirman, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata solidaritas para pegawai terhadap masyarakat yang sedang dilanda musibah.
“Ini murni gerakan kemanusiaan dari seluruh pegawai. Kami melihat warga di Palembayan membutuhkan bantuan cepat, sehingga kami bergerak mengumpulkan dana internal dan menyalurkannya dalam bentuk barang kebutuhan harian,” ujar Afniwirman, Minggu (30/11).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Sumbar agar proses distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Kami serahkan melalui BPBD agar logistik bisa segera masuk ke lokasi bencana. Alhamdulillah, dari laporan BPBD, bantuan sudah diterima langsung oleh warga di Nagari Salareh Aia Timur,” tambahnya.
Dengan penuh harap, Afniwirman menyampaikan doa agar masyarakat yang terdampak segera diberikan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari warga. Kami juga mendoakan agar daerah terdampak segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.”
Sementara itu, BPBD Sumbar melaporkan bahwa proses distribusi sempat terkendala akibat jalan licin dan tertutup material longsor. Namun, dengan dukungan kendaraan operasional yang mampu menembus medan berat, bantuan tetap berhasil disalurkan ke titik-titik pengungsian.
Hingga kini, tim gabungan BPBD, TNI–Polri, dan para relawan masih bekerja keras di lapangan untuk mencari korban, membersihkan material longsor, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Palembayan dan Tanjung Raya tetap terpenuhi.
Aksi kemanusiaan Disbuntanhor menjadi bukti bahwa solidaritas dan empati selalu hadir di tengah derita, membawa secercah cahaya di masa-masa sulit bagi warga Salareh Aia Timur.(Tim)












