Agam,Wartapatroli.com – Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI memberikan apresiasi atas capaian rehabilitasi lahan di Kabupaten Agam per 16 April 2026.
Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi intensif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Agam di bawah kepemimpinan Bupati Benni Warlis, sehingga daerah ini berhasil memperoleh dukungan anggaran pusat senilai Rp29 miliar.
Program rehabilitasi lahan tahap pertama menunjukkan progres menggembirakan. Dari total pagu anggaran Rp28,3 miliar untuk penanganan 311 hektare lahan rusak sedang, seluruh kegiatan telah terkontrak 100 persen melalui skema swakelola bersama kelompok tani.
Hingga saat ini, pekerjaan fisik telah menjangkau 180 hektare lahan di Kecamatan Tanjung Raya dan Palembayan. Bahkan, sebagian lahan sawah yang direhabilitasi telah kembali ditanami padi dan kini memasuki usia tanam sekitar satu bulan.
Selain rehabilitasi lahan, pemerintah pusat juga memberikan dukungan tambahan untuk optimalisasi lahan terdampak rusak ringan.
Berdasarkan info yang didapat Wartapatroli.com dilapangan seluas 294 hektare lahan mendapatkan intervensi lanjutan, termasuk tambahan 95 hektare dengan nilai anggaran Rp542 juta yang dialokasikan pada 16 April 2026.
Tak hanya itu, pembangunan dua unit Jalan Usaha Tani senilai Rp220 juta turut memperkuat aksesibilitas dan distribusi hasil pertanian masyarakat.
Di sektor infrastruktur, berbagai pembangunan strategis tengah dipersiapkan. Di antaranya 35 unit dam parit, 53 unit irigasi perpompaan, serta puluhan unit jaringan irigasi lainnya yang saat ini berada dalam tahap perencanaan.
Sementara itu, tiga unit irigasi tersier telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh petani.
Intervensi menyeluruh ini memberikan dampak nyata terhadap pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Agam.
Dari total 1.756,37 hektare lahan sawah yang terdampak bencana, sebanyak 1.604 hektare telah berhasil dipulihkan.
Capaian ini menjadi langkah strategis dalam mengembalikan produktivitas pertanian, menjaga ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat guna memastikan seluruh program berjalan optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(Bagindo)












