Agam, Wartapatroli.com, – Sebanyak 24 jenazah korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat yang hingga kini belum teridentifikasi, dijadwalkan akan dimakamkan Rabu (10/12) siang di TPU Bungus, Padang, dalam sebuah prosesi yang disiapkan secara terhormat dan terkoordinasi lintas instansi.
Dari total 24 jenazah tersebut, 17 di antaranya merupakan korban asal Kabupaten Agam, sementara sisanya berasal dari Kayu Tanam (6 orang) dan Padang Panjang (1 orang). Seluruh korban kini masih berada di RS Bhayangkara Padang di bawah penanganan tim gabungan DVI Polda Sumbar, Polda Riau, dan tim medis terkait.
Koordinasi Lintas Instansi untuk Penanganan Bermartabat
Kadinas Kominfo Agam, Roza Syefridianti, saat dikonfirmasi Wartapatroli.com Rabu (10/12) menyampaikan bahwa keputusan pemakaman massal ini merupakan hasil kesepakatan bersama, dipimpin oleh Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Sosial.
“Semua langkah dilakukan dengan sangat hati-hati, terkoordinasi, dan penuh penghormatan. Para korban harus ditangani secara bermartabat, sesuai prosedur, dan dengan rasa hormat yang tinggi,” ungkap Kepala Dinas Sosial Sumbar, Syaifullah, sebagaimana disampaikan ulang oleh Roza.
Rapat koordinasi digelar Senin (8/12), dihadiri oleh:
Kadissos Sumbar
Kabid DVI Polri
Wadan DVI Polda Sumbar
Karumkit Bhayangkara
Perwakilan BPBD Sumbar
Dinas Kesehatan Sumbar
Kadinsos Agam
Usai rapat, koordinasi teknis dilanjutkan secara intensif untuk memastikan seluruh proses berjalan tanpa hambatan.
Prosesi Pemakaman Salat Jenazah dan Penguburan Terhormat
Pemakaman akan dilaksanakan pada:
Rabu (10/12) Pukul 14.00 WIB, TPU Bungus, Padang
Sebelum dikebumikan, jenazah akan disalatkan di Masjid Raya Ahmad Khatib Al-Minangkabawi setelah salat Zuhur.
Seluruh rangkaian prosesi dipastikan mengikuti standar penanganan jenazah korban bencana, baik secara medis maupun keagamaan.
Dinas Sosial Sumbar mengambil peran penuh dalam mengoordinasikan teknis lapangan serta dukungan pembiayaan.
“Tidak boleh ada hambatan dalam proses pemakaman ini, karena ini bentuk tanggung jawab kita kepada para korban dan keluarganya,” tegas Syaifullah.
Pemkab Agam Hadir dan Mengajak Masyarakat Mendoakan
Kadinas Kominfo Agam, Roza Syefridianti, dijadwalkan menghadiri prosesi pemakaman mewakili Pemerintah Kabupaten Agam. Ia mengajak masyarakat memberikan doa terbaik bagi para korban.
“Mohon doa seluruh masyarakat agar prosesi pemakaman berjalan dengan lancar. Ini adalah duka kita bersama, dan penghormatan terakhir kepada para korban yang belum teridentifikasi,” ucapnya.
Dalam suasana duka yang masih menyelimuti Sumatera Barat, prosesi pemakaman ini menjadi wujud nyata solidaritas, kepedulian, dan komitmen pemerintah bersama berbagai pihak dalam memberikan penghormatan terakhir bagi para korban bencana yang belum teridentifikasi. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.(Bagindo)












