Agam — Wartapatroli.com, Di tengah denyut duka yang masih menggantung di langit Agam, secercah harapan datang menembus batas negara. Pemerintah Kabupaten Agam menerima bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab melalui Emirates Red Crescent (ERC) untuk masyarakat terdampak bencana, Rabu (17/12), di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana, Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, S.E., M.Com, didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Yunilson, dalam suasana yang sarat makna kemanusiaan. Di ruang yang menjadi pusat komando krisis itu, empati lintas bangsa terasa nyata, menyatu dengan harap warga yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.
Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Pemerintah Uni Emirat Arab melalui ERC. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar logistik, melainkan simbol solidaritas global yang menguatkan langkah Agam di masa tanggap darurat bencana.
“Di saat alam menguji keteguhan masyarakat kami, uluran tangan ini menjadi penanda bahwa kemanusiaan tidak mengenal jarak dan batas geografis,” ungkapnya, menjawab Wartapatroli.com Rabu (17/12)
Kehadiran bantuan internasional tersebut mempertegas bahwa penanganan bencana di Kabupaten Agam mendapat perhatian luas, sekaligus menambah semangat para relawan dan petugas di lapangan yang terus bekerja tanpa lelah. Di balik angka dan data, terselip kisah tentang empati, tentang dunia yang bersatu saat kemanusiaan dipertaruhkan.
Dari Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, pesan kemanusiaan itu bergema: di tengah puing dan luka, harapan masih menemukan jalannya.(Bagindo)












