Agam, Wartapatroli.com — Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat sejak akhir November 2025 meninggalkan luka mendalam bagi warga. Tak hanya rumah yang rusak, dunia pendidikan pun ikut terdampak. Di Kabupaten Agam, SDN 14 Labuah yang berada di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, terpaksa menjalankan aktivitas belajar mengajar di sekolah darurat dengan fasilitas seadanya.
Melihat kondisi tersebut, PDI Perjuangan kembali turun tangan membantu masyarakat kecil. Melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Agam, partai berlambang banteng moncong putih itu menyalurkan bantuan peralatan sekolah bagi siswa Sekolah Darurat SDN 14 Labuah, Kamis (22/1/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Agam, Yogi Yolanda, mengatakan kehadiran partainya di tengah warga terdampak bencana merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen untuk selalu bersama rakyat.
“Sejak awal bencana, kami tidak pernah berhenti bergerak. PDI Perjuangan hadir membantu warga dan memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena bencana,” ujar Yogi kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Menurut Yogi, pendidikan merupakan pondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kata dia, PDI Perjuangan merasa terpanggil untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski di tengah keterbatasan.
“Anak-anak adalah masa depan daerah dan bangsa. Pascabencana, pendidikan harus segera dipulihkan. Itulah kenapa kami menyalurkan bantuan peralatan sekolah untuk siswa Sekolah Darurat SDN 14 Labuah,” tuturnya.
Bantuan yang diserahkan meliputi tenda kelas darurat, kursi dan meja lipat, buku bacaan anak bertema Pahlawan Nasional, pakaian, susu, camilan sehat, hingga speaker untuk kegiatan senam dan ice breaking agar anak-anak tetap ceria saat belajar.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari gerak gotong royong kader PDI Perjuangan yang terus hadir membantu warga, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.
“Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar. Jangan biarkan bencana mematahkan mimpi mereka. Teruslah sekolah dan kejarlah cita-cita setinggi mungkin,” katanya.
Bantuan itu diserahkan langsung kepada pihak sekolah dan perwakilan wali murid di lokasi sekolah darurat.
Sebagai informasi, banjir bandang melanda Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, pada Selasa (16/12/2025) malam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Luapan air bercampur material kayu masuk ke permukiman warga.
Akibat kejadian itu, dua rumah warga mengalami kerusakan parah, namun tidak ada korban jiwa karena warga telah lebih dulu mengungsi. Selain merusak rumah, banjir juga merendam bangunan SDN 14 Labuah, membuat ruang kelas dipenuhi lumpur dan material banjir.
Hingga kini, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di sekolah darurat dengan fasilitas terbatas. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Agam berharap bantuan ini dapat meringankan beban siswa dan guru, sekaligus mengetuk kepedulian berbagai pihak untuk bersama-sama memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. (Bagindo)












