Agam, Wartapatroli.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Agam Tahun 2027 tingkat Kecamatan Lubuk Basung menyepakati sejumlah kegiatan prioritas pembangunan, Kamis (12/2). Salah satu usulan strategis yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan jalan lingkar (ring road) Sungai Jariang–Siguhung sepanjang 30 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp20 miliar.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam Berita Acara Hasil Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Camat Lubuk Basung dan dihadiri anggota DPRD Agam Joni Putra, S.Kom., M.M., CHRM., Dt. Bintaro Hitam, Syahrial dari Fraksi NasDem, para wali nagari se-Kecamatan Lubuk Basung, serta pemangku kepentingan lainnya.
Camat Lubuk Basung, Ricky Eka Putra, STTP, mengatakan, seluruh usulan prioritas merupakan hasil pembahasan berjenjang mulai dari tingkat jorong hingga nagari.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyatukan aspirasi masyarakat. Prioritas yang disepakati merupakan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan lingkar, forum juga menyepakati rehabilitasi Pasar Balai Selasa dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp5 miliar. Sejumlah proyek peningkatan jalan turut diusulkan, di antaranya pengaspalan jalan Masjid Nurul Hidayah menuju Kolam Koto Tuo Jorong IV sepanjang 8 kilometer dengan estimasi Rp8 miliar, Jalan Rimbo Talang–Lapau Kapeh sepanjang 5 kilometer sekitar Rp10 miliar, serta Jalan Simaruok sepanjang 6 kilometer dengan kebutuhan dana sekitar Rp6,5 miliar.
Usulan lainnya meliputi pembangunan jembatan di Jorong Padang Mardani dengan estimasi Rp10 miliar serta jembatan beton dari Jorong Sangkir menuju Jorong III Nagari Garagahan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp9 miliar. Selain itu, peningkatan kualitas dan pengaspalan jalan juga diusulkan di sejumlah ruas di Nagari Kampung Tangah, Manggopoh, Garagahan, dan Kampung Pinang.
Menurut Ricky, mayoritas usulan pembangunan berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana, khususnya akses jalan dan jembatan, sebagai penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat. Pembangunan jalan lingkar tersebut diperkirakan dapat meringankan beban transportasi hasil pertanian yang dimanfaatkan sekitar 3.000 kepala keluarga.
Ia menambahkan, peningkatan akses infrastruktur juga akan memudahkan masyarakat menjangkau fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan rumah ibadah di berbagai nagari.
Ricky menegaskan, usulan yang belum terakomodasi di tingkat kecamatan akan dibahas dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sedangkan usulan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pusat akan diteruskan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Hasil Musrenbang ini menjadi dasar penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2027. Kami berharap sinergi semua pihak dapat mendorong realisasi pembangunan secara bertahap,” tutupnya. (Bagindo)
Musrenbang RKPD 2027 Lubuk Basung Sepakati Sejumlah Proyek Infrastruktur, “Joni Putra Dt Bintaro Hitam” Tekankan Skala Prioritas












