Agam, Wartapatroli.com – Bupati Agam Ir H Benni Warlis, Dt Tan Batuah, menegaskan tidak boleh ada warga terdampak bencana yang terlewat dari pendataan maupun penerimaan bantuan.
Penegasan tersebut disampaikan Benni Warlis menyusul laporan salah satu korban banjir bandang di kawasan Kayu Pasak, yang sebelumnya mengaku belum menerima bantuan.
Informasi yang dihimpun Wartapatroli.com, menyebutkan korban bernama Fela Fitria bersama dua kepala keluarga lainnya yang tinggal di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, rumahnya hancur diterjang banjir bandang. Mereka mengaku belum memperoleh bantuan maupun hunian sementara.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pemerintah daerah kabupaten Agam langsung melakukan verifikasi lapangan. Sekretaris Camat Palembayan, Harfi Yendo, menyampaikan hasil crosscheck bersama tim pendataan nagari menunjukkan bahwa Fela Fitria dan dua kepala keluarga lainnya telah masuk dalam daftar penerima bantuan.
Ia menjelaskan, dua kepala keluarga yang dilaporkan tersebut diproyeksikan menempati hunian sementara, sementara Fela Fitria akan menerima bantuan hunian tetap karena rumahnya mengalami kerusakan total.
“Kami bersama pemerintah nagari akan terus melakukan verifikasi dan pembaruan data korban terdampak bencana sesuai instruksi pimpinan daerah. Seluruh korban harus terdata dan mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Ia juga menyarankan agar korban segera mendatangi kantor wali nagari untuk memastikan proses administrasi bantuan serta penanganan lanjutan.
Hal senada ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. M. Lutfie, AR. Menurutnya, pemerintah daerah membuka peluang penetapan tambahan bagi warga terdampak yang belum terdata.
“Kami berharap masyarakat yang merasa belum masuk pendataan segera melapor ke pemerintah kecamatan maupun nagari di wilayah terdampak, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawal proses pendataan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Agam, agar seluruh warga terdampak memperoleh haknya secara merata.(Bagindo)












