PADANG . Wartapatroli.com – Perjalanan panjang dari dunia pertandingan menuju ruang akademik puncak akhirnya dituntaskan Septri, S.S., M.Pd, CPS,C.Me. Akademisi sekaligus praktisi olahraga tersebut resmi menjalani Ujian Disertasi Program Studi S-3 Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang, Jumat (13/2/2026).
Ujian disertasi ini menandai capaian penting dalam transformasi karier Septri, yang sebelumnya dikenal sebagai atlet, pelatih, dan wasit, kini memasuki fase baru sebagai doktor ilmu keolahragaan. Sidang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Tertutup S3 Lantai 2 FIK UNP dan dipimpin oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas.
Disertasi yang diujikan berjudul “Pengembangan Bentuk Latihan Combined Training untuk Meningkatkan Daya Ledak Lengan, Daya Ledak Otot Tungkai, dan Kelincahan Atlet Karate Junior.” Penelitian tersebut menawarkan model latihan terintegrasi yang dirancang untuk meningkatkan performa atlet karate usia dini, sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi berbasis sport science di Sumatera Barat.
Ujian berlangsung khidmat di Ruang Sidang Tertutup S3 Lantai 2 FIK UNP, dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Bertindak sebagai Penyelia adalah Rektor UNP, Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D. Sementara Dekan FIK, Prof. Dr. Nurul Ihsan, S.Pd., M.Pd., menjadi Ketua Sidang, didampingi Ketua Prodi S3 Prof. Dr. Alnedral, M.Pd., serta tim promotor dan penguji lintas kepakaran.
Septri lahir di Padang, 12 September 1985. Saat ini ia menjabat sebagai Lektor di FIK UNP dengan NIDN 0012098504. Pendidikan sarjananya diselesaikan pada Program Studi Ilmu Keolahragaan UNP pada 2004, kemudian melanjutkan magister Manajemen Pendidikan Olahraga dan lulus pada 2009.
Studi doktoral mulai ditempuh sejak 2023 dengan fokus pengembangan latihan dan integrasi sains dalam pembinaan olahraga.
Selain aktif di dunia akademik, Septri juga memiliki kiprah panjang di lapangan. Ia dipercaya sebagai Sekretaris Pengurus Provinsi Bola Tangan Sumatera Barat serta Wakil Ketua KONI Sumbar periode 2025–2029.
Pada tahun 2026, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Pelaksana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat.
Dalam kapasitas sebagai dosen, Septri mengampu sejumlah mata kuliah, antara lain Karate, Belajar Motorik, Manajemen Olahraga, Sport Fitness, dan Psikologi Olahraga. Pendekatan pembelajaran yang diterapkannya memadukan teori akademik dengan pengalaman praktik di lapangan.
Produktivitas ilmiahnya juga tercatat menonjol. Dalam lima tahun terakhir, Septri aktif melakukan riset dan publikasi, termasuk pengembangan model pembelajaran pencak silat berbasis multimedia, penelitian peningkatan daya ledak atlet karate, serta inovasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Mixed Reality (MR).
Karyanya telah dipublikasikan pada sejumlah jurnal internasional bereputasi.
Di bidang pengabdian masyarakat, Septri terlibat dalam program kebugaran lansia, terapi okupasi, pencegahan demensia, serta peningkatan kompetensi pelatih karate berbasis sport science. Pada masa pandemi COVID-19, ia juga mengembangkan sistem distance training berbasis aplikasi untuk atlet kriket PON Sumatera Barat.
Sejumlah penghargaan dan pengakuan turut diraihnya, di antaranya sebagai Peserta Lemhannas RI tahun 2020, Kader Utama dan Instruktur Utama MPN Pemuda Pancasila, serta penghargaan Pembina Olahraga Prestasi dari Bupati Padang Pariaman. Pada 2025, ia juga dipercaya sebagai Wasit AKF di tingkat internasional.
Usai ujian disertasi, Septri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga. Ia mengapresiasi dukungan penuh istri tercinta Fithria Sari, SE atas doa, kesabaran, dan pendampingan selama proses studi doktoral. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ibunda Marnis dan ayahanda tercinta, serta kepada kakak, adik, dan anak tercinta yang menjadi sumber semangat dalam perjalanan akademik dan kehidupannya.
Capaian doktoral ini diharapkan memperkuat peran Septri dalam menjembatani sains, teknologi, dan praktik olahraga prestasi, khususnya dalam mendukung pengembangan olahraga Sumatera Barat ke depan. ( Al Guru).












