PASAMAN BARAT, Wartapatroli.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Talamau dalam penanganan bencana longsor yang terjadi di ruas Jalan Polongan Enam, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Talamau IPDA Fifriki Candra, S.H., M.H., bersama sejumlah personel langsung bergerak menuju lokasi pada Senin pagi (20/7/2026) untuk melakukan penanganan tanggap darurat.
Longsor yang terjadi pada Minggu malam (19/7/2026) tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dari arah Simpang Empat menuju Talu akibat material tanah, batu dan batang kayu yang menutupi badan jalan.
Setibanya di lokasi, Kapolsek bersama personel Polsek Talamau bergotong royong dengan masyarakat membersihkan material longsor agar akses jalan dapat segera difungsikan kembali. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggap darurat untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih besar terhadap aktivitas masyarakat.
Kapolsek Talamau IPDA Fifriki Candra mengatakan, kondisi jalan yang mengalami retakan cukup mengkhawatirkan sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra bagi pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan berat.
“Kami mengimbau kendaraan dengan muatan lebih dari 6 ton agar berhati-hati saat melintas. Kami sangat khawatir jika jalan mengalami keruntuhan mendadak yang dapat menimbulkan korban jiwa,” ujarnya, menjawab Wartapatroli.com.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, pohon tumbang maupun keruntuhan badan jalan mengingat intensitas curah hujan di wilayah Kecamatan Talamau masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat, pada sore harinya Polsek Talamau berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat untuk melakukan pembersihan lanjutan.
Material longsor yang membendung saluran drainase dibersihkan menggunakan alat berat ekskavator mini guna memperlancar aliran air dan mengurangi risiko kerusakan jalan yang lebih parah.
Penanganan di lokasi turut dihadiri Penjabat Wali Nagari Talu Mahyu Danil, anggota BAMUS Nagari Talu, serta puluhan warga yang bahu-membahu membantu proses evakuasi material longsor.
Berkat kerja cepat dan semangat gotong royong seluruh unsur yang terlibat, ruas Jalan Polongan Enam kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan dengan kondisi yang lebih aman.
Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan masih berlangsung. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan kendaraan serta mengutamakan keselamatan ketika melintasi daerah yang rawan longsor.
Tanggap darurat yang dilakukan Polsek Talamau bersama pemerintah daerah dan masyarakat ini menjadi bukti pentingnya sinergi dalam menghadapi bencana alam demi menjaga keselamatan warga dan kelancaran akses transportasi di wilayah Pasaman Barat.
(Ari)












