Srikandi dari Lubuk Alung, Dhifla Wiyani Lolos Jadi Hakim Agung Kamar Pidana MA

PADANG PARIAMAN, Wartapatroli.com – Kabar membanggakan datang dari Ranah Minang salah seorang Putri asal Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Dhifla Wiyani, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah secara resmi mendapat persetujuan Komisi III DPR RI sebagai salah satu calon Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Dhifla Wiyani termasuk dalam 11 calon Hakim Agung yang disetujui Komisi III DPR RI melalui rapat pleno setelah menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (Fit And Proper Test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Persetujuan tersebut menjadi catatan sejarah sekaligus kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya masyarakat Lubuk Alung dan Ranah Piaman.

Sosok perempuan yang tumbuh dari daerah tersebut kini dipercaya untuk mengemban amanah besar dalam dunia peradilan nasional.

Dhifla bukanlah sosok yang asing dengan dunia hukum,Perjalanan panjangnya telah dimulai sejak menjadi aktivis ketika masih berstatus mahasiswa.

Kariernya kemudian berkembang sebagai praktisi hukum dan advokat senior di Jakarta.

Pengalaman tersebut semakin lengkap dengan keterlibatannya dalam berbagai organisasi.

Dhifla tercatat aktif dalam sejumlah organisasi, di antaranya Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Ia juga mengelola kantor hukum DHW & Partners.

Kiprahnya di bidang hukum juga tidak terlepas dari lingkungan keluarga. Dunia peradilan telah dikenalnya sejak dini karena orang tuanya juga memiliki rekam jejak di ranah yudikatif.

Perjalanan menuju kursi Hakim Agung tersebut tentu tidak mudah. Dhifla harus melewati proses seleksi yang panjang dan ketat di Komisi Yudisial (KY), bersaing dengan ratusan peserta sebelum akhirnya dinyatakan lolos ke tahap seleksi di DPR RI.

Dalam rapat pleno Komisi III DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, seluruh fraksi memberikan persetujuan terhadap nama Dhifla Wiyani untuk menduduki posisi Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung.

Bagi masyarakat Ranah Piaman, capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan seorang individu. Prestasi Dhifla menjadi simbol bahwa putri daerah mampu menembus panggung nasional dan mengambil bagian dalam menjaga marwah serta masa depan penegakan hukum di Indonesia.

Setelah mendapat persetujuan Komisi III DPR RI, nama Dhifla Wiyani bersama calon Hakim Agung lainnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI. Selanjutnya, hasil tersebut akan disampaikan kepada Presiden untuk proses penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pengangkatan Hakim Agung.

Jika seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai ketentuan, Dhifla Wiyani akan mengemban amanah sebagai Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Kabar mengenai keberhasilan Dhifla Wiyani tersebut sebelumnya turut diberitakan oleh media Tempo melalui media sosial.

Kini, nama Dhifla Wiyani menjadi kebanggaan baru dari Lubuk Alung. Dari Ranah Piaman, seorang srikandi melangkah menuju salah satu institusi tertinggi dalam sistem peradilan Indonesia membawa nama daerah, pengalaman panjang, sekaligus harapan akan hadirnya keadilan yang semakin berintegritas.

Selamat dan sukses untuk Dhifla Wiyani. Semoga amanah dalam mengemban tugas serta menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *