Malalak, Wartapatroli.com, – Sebuah rumah permanen milik warga di Jorong Sungai Lansiangan, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, terbakar pada Selasa siang. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 15.25 WIB. Selasa. 18/11
Setelah menerima informasi, petugas Damkar Agam langsung bergerak dari pos pada pukul 15.26 WIB menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 27 kilometer. Tim membutuhkan waktu respon sekitar 45 menit untuk tiba di lokasi.
Objek yang terbakar merupakan rumah permanen berukuran 8 x 10 meter milik Nurbaena (56), seorang petani setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp300 juta.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 40 menit. Damkar Agam menurunkan dua armada beserta personel, dibantu oleh pegawai kantor camat, perangkat nagari, masyarakat, dan relawan kebakaran (Redkar) setempat.
Hingga proses pemadaman selesai, kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan dilakukan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Rezafri Bardi, Kabid Damkar Kabupaten Agam menyampaikan, Sebelumnya kita mendapatkan kabar terjadinya kebakaran di Ampu Jorong Balai Ahad Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung. Yang mana di TKP terjadinya kebakaran Pertamini. Sesampainya petugas disana, api sudah mulai padam, karena dapat pertolongan dari masyarakat setempat. Menurut informasi yang diperoleh media, api di sebabkan anak pemilik Pertamini main obat nyamuk bakar.
Rezafri Bardi berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi. Baik ditempat itu. Maupun di wilayah lain. Maka kita berharap kepada seluruh masyarakat, agar dapat meningkatkan kewaspadaannya terhadap percikan api yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Tutup reza. ( Al Guru)












