Agam — Banjir bandang yang menghantam Kabupaten Agam meninggalkan duka yang mendalam. Rumah-rumah hancur, warga kehilangan mata pencarian, dan banyak keluarga masih bergulat dengan trauma pascabencana. Di tengah keperihan itu, secercah harapan datang dari berbagai pihak yang tergerak untuk membantu. Salah satunya adalah Alumni SMA Negeri 2 Lubuk Basung, yang menunjukkan solidaritas luar biasa bagi kampung halaman.
Pengurus alumni berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp. 34.921.456. Jumlah itu terus bertambah setiap harinya, menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan tidak pernah padam, terlebih ketika bencana melanda tanah kelahiran.
Ketua Alumni SMA Negeri 2 Lubuk Basung, Dr. Ronni Yenes, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi Wartapatroli.com mengungkapkan bahwa penggalangan donasi dilakukan secara mandiri oleh para alumni dari semua angkatan.
Donasi yang kita galang , juga didapat dari kawan kawan PERBASI. Karena melihat semangat kebersamaan yang di lakukan sahabat alumni, juga memancing Kepedulian dari kawan PERBASI. Lebih kurang ,Rp. 10.000.000 dikumpulkan oleh teman dari PERBASI Memberikan sumbangsihnya.
Ronni menjelaskan bahwa sebagian bantuan sudah disalurkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Penyaluran berikutnya direncanakan berlangsung Kamis mendatang, dengan titik sasaran wilayah yang terdampak paling parah.
Angka donasi terus bergerak naik, dan Insyaallah Kamis nanti akan kita salurkan kembali kepada korban bencana. Semoga ini sedikit membantu meringankan beban mereka,” kata Ronni.
Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga pemantik semangat bagi komunitas, organisasi kepemudaan, dan kelompok alumni sekolah atau perguruan tinggi lainnya. Dalam situasi darurat seperti ini, kebersamaan dan solidaritas adalah kekuatan terbesar yang dimiliki masyarakat.
Kami berharap seluruh angkatan semakin kompak dan giat menghimpun donasi. Saudara-saudara kita sedang berjuang bangkit, dan setiap rupiah sangat berarti,” tutup Ronni.
Bencana boleh meruntuhkan rumah dan harta benda, namun tidak akan pernah mampu memadamkan kepedulian masyarakat. Gerakan kemanusiaan Alumni SMA Negeri 2 Lubuk Basung menjadi bukti bahwa Agam tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini. ( Al Guru)












