Agam, Wartapatroli.com, – Arus kepedulian bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam terus mengalir, yang menghadirkan harapan di sela-sela puing dan kepedihan. Kali ini, Biofarma Padang anak perusahaan Kimia Farma menjadi salah satu pelita yang datang membawa uluran tangan bagi masyarakat yang masih bertahan di posko pengungsian.
Dalam suasana penuh keprihatinan di Posko Penanganan Bencana Agam, Komisaris Biofarma Padang, dr. Reali Reagen, menyerahkan langsung bantuan kebutuhan dasar kepada pemerintah daerah kabupaten Agam, yang merupakan daerah terdampak terpah di Sumbar, diterima oleh Sekda Agam, Dr. Muhammad Lutfi, Selasa (2/12). Serah terima bantuan berlangsung sederhana, namun sarat makna yang notabene sebuah simbol kebersamaan di masa sulit.
Biofarma Padang selama ini dikenal sebagai perusahaan yang konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial, terutama di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Dari Padang, mereka kerap hadir di berbagai situasi darurat, menjadi mitra bagi instansi pemerintah daerah kabupaten / Kota dalam penanganan kesehatan masyarakat.
Kali ini, perusahaan tersebut membawa bantuan yang paling dibutuhkan warga pascabencana, seperti beras, minyak goreng, air mineral, hingga mi instan. Sebagian bantuan segera diteruskan ke berbagai titik pengungsian yang masih bergelut dengan keterbatasan.
“Kami hadir untuk membantu saudara-saudara kita di Kabupaten Agam. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak dan menjadi penyemangat dalam proses pemulihan,” ujar dr. Reali Reagen, dengan nada empati yang terasa begitu tulus, saat ditemui Wartapatroli.com Selasa (2/12)
Sekda Agam, Dr. Muhammad Lutfi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang datang dari sektor swasta, terutama perusahaan farmasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi kemanusiaan.
Menurutnya, dalam situasi darurat seperti ini, kolaborasi menjadi kunci percepatan pemulihan. “Setiap bantuan yang datang adalah energi baru bagi masyarakat, “tutur Lutfi pada Wartaatroli.com, Selasa (2/12). Pemerintah daerah terus membuka ruang kerja sama bagi siapa pun yang ingin membantu, baik logistik, layanan kesehatan, maupun dukungan teknis,” ujarnya.
Bantuan dari Biofarma Padang ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk turut bergerak. Di tengah duka yang menyelimuti Agam, solidaritas sosial dan gotong royong menjadi cahaya yang menguatkan membuktikan bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya, sekalipun di tengah bencana.(Bagindo)












