Agam, Wartapatroli.com – Di tengah duka yang masih menyelimuti Kabupaten Agam, langkah seorang putra daerah kembali memantik harapan. Owner Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Haji Isman Tanjung, pulang ke kampung halamannya dengan hati yang penuh kepedulian.
Seperti seorang penabur cahaya di tengah kabut tebal, Haji Isman berjalan dari satu titik luka ke titik lainnya rumah sakit, masjid, musala, hingga posko pengungsian. Setiap tempat ia hampiri bukan sekadar kunjungan, tetapi rangkaian penguatan bagi masyarakat yang tengah diguncang bencana hidrometeorologi.
Ia datang tidak membawa kata-kata panjang, melainkan tindakan yang berbicara.
Satu unit genset ia serahkan demi menerangi tempat-tempat ibadah yang kini berubah fungsi menjadi ruang pengungsian. Perbaikan air bersih ia dukung agar warga dapat kembali merasakan kehidupan yang sehat dan layak. Bahkan pasien di rumah sakit turut ia ringankan bebannya dengan bantuan langsung tanpa perantara.
Di tengah deru angin hujan dan kepiluan yang belum mereda, kepedulian itu menjadi seperti denting klasik yang menenteramkan lembut, dalam, sekaligus menguatkan.
“Terima kasih telah hadir di saat masyarakat Agam sangat membutuhkan,” ungkap para relawan dan warga yang menyambut kedatangannya. Doa pun mengalir, “Semoga menjadi amal jariyah dan menguatkan langkah warga untuk bangkit kembali.”
Dalam situasi penuh getir ini, langkah Haji Isman Tanjung menjadi pengingat bahwa kemanusiaan adalah seni tertinggi seni yang hidup dalam tindakan nyata. Dan dari setiap uluran tangan, terang harapan perlahan tumbuh kembali di bumi Agam.(Bagindo)












