Agam  

Dinas Kesehatan Agam Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Prima bagi Warga Terdampak Bencana

Agam, Wartapatroli.com —
Di tengah duka dan kecemasan yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kabupaten Agam pasca bencana hidrometeorologi, kehadiran negara kembali ditegaskan melalui layanan kesehatan yang siaga dan berpihak pada rakyat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Agam memastikan seluruh pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana berjalan optimal, manusiawi, dan tanpa biaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Hendri Rusdian, menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga RSUD Lubuk Basung, berada dalam kondisi siap siaga 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

“Selama masa tanggap darurat bencana, pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak sepenuhnya gratis. Jangan ada keraguan atau rasa khawatir untuk berobat, baik di puskesmas maupun di rumah sakit,” ujar dr. Hendri Rusdian, saat dikonfirmasi Wartapatroli.com by phon Selasa (30/12).

Jaminan pelayanan kesehatan ini, menurutnya, merupakan wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam memastikan hak dasar masyarakat tetap terpenuhi, bahkan di saat-saat sulit. Kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Agam, Benny Warlis, selaras dengan seruan Presiden Republik Indonesia yang diteruskan melalui Gubernur Sumatera Barat.

“Kami di Dinas Kesehatan Kabupaten Agam selalu siaga dan responsif. Kesehatan adalah hak warga, dan negara hadir untuk menjaganya,” tegasnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Agam mengoptimalkan layanan kesehatan melalui 23 puskesmas dan 144 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di seluruh kecamatan. Tidak hanya menunggu, tenaga kesehatan juga kerap turun langsung ke lapangan, membuka layanan kesehatan mobile di titik-titik bencana, lengkap dengan dokter dan tenaga medis.

“Kami sering mendatangi langsung lokasi terdampak bencana. Tenaga kesehatan hadir di tengah masyarakat, sesuai harapan Bupati Agam agar kesehatan warga benar-benar terjamin dan terpenuhi,” ungkap dr. Hendri.

Lebih jauh, ia mengimbau masyarakat terdampak banjir dan longsor untuk tetap waspada serta menjaga kesehatan pascatanggap darurat, dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Pantau kondisi kesehatan keluarga. Jika muncul gejala sakit, segera hubungi petugas kesehatan atau datangi fasilitas kesehatan terdekat,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam juga menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat,
Selalu memantau kondisi kesehatan diri dan keluarga.

Menjaga kebersihan lingkungan dari sampah dan kotoran untuk mencegah penyakit.
Menggunakan air bersih untuk minum, memasak, dan mandi.

Memastikan waktu istirahat yang cukup guna memulihkan kondisi tubuh.
Tidak ragu mencari dukungan psikososial apabila mengalami tekanan pascabencana.
Di tengah alam yang sedang menguji, layanan kesehatan menjadi lentera harapan. Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kesehatan meneguhkan komitmen: hadir, melayani, dan menjaga kehidupan, hingga keadaan kembali pulih seperti sediakala.(Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *