Agam,Wartapatroli.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam sejak Rabu (24/6) kembali memicu dampak bencana di sejumlah daerah.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah kompleks Pasar Sungai Batang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, yang terendam banjir akibat luapan air dari kawasan perbukitan di sekitar pasar.
Pantauan Wartapatroli.com Banjir yang datang secara tiba-tiba membuat para pedagang panik dan berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka.
Luapan air mengalir deras memasuki area pasar tradisional, sehingga aktivitas jual beli terganggu dan sebagian lapak pedagang terendam, Kepanikan semakin meningkat karena hujan yang tidak kunjung reda.
Selain genangan air yang terus bertambah, sejumlah pelindung dan terpal dagangan dilaporkan roboh akibat dihantam derasnya curahan hujan dan tekanan air, sehingga suasana pasar sempat diwarnai histeris kepanikan para pedagang dan pengunjung pasar.
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tanjung Raya, Maswardi, yang melakukan pemantauan yang dikonfirmasi Wartaoartoli.com membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, hujan yang turun merata sejak pagi membuat seluruh unsur terkait meningkatkan kewaspadaan, terutama di Nagari Sungai Batang yang merupakan salah satu kawasan rawan terdampak bencana.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana,” ujar Maswardi.
Ia menjelaskan, selain Sungai Batang, peningkatan debit air juga terpantau di sejumlah aliran sungai lain di Kecamatan Tanjung Raya, seperti kawasan Maninjau, Koto Kaciak, dan beberapa titik rawan lainnya.
Namun hingga Rabu siang, kondisi di wilayah tersebut masih relatif aman dan terus dipantau.
Nagari Sungai Batang sendiri masih menjadi salah satu daerah yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem karena hingga kini masih dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada tahun 2025 lalu.
Masyarakat berharap pemerintah dapat terus meningkatkan langkah mitigasi dan penanganan pascabencana guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga yang hingga kini masih menghadapi berbagai risiko akibat kerentanan lingkungan pascabencana.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Tanjung Raya dan warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir maupun longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(Bagindo)












