PASAMAN BARAT, Wartapatroli.com – Prosesi adat Palewaan Gelar Sako Pucuk Adat Nagari Aia Bangih berlangsung khidmat, aman dan tertib di Rumah Gadang Pucuk Adat Aia Bangih, Jorong Pasar Dua Suak, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (16/7/2026).
Momen sakral penobatan Aulia Amri (63) bergelar Sutan Kerajaan menjadi simbol pelestarian adat yang mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk Kepolisian Republik Indonesia.
Pengamanan yang dipimpin Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo, S.H., berlangsung sukses dengan mengedepankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat Minangkabau.
Sebanyak 40 personel gabungan Polres Pasaman Barat diterjunkan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pasaman Barat Nomor Sprin/444/VII/2026 guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif.
AKP Elvis Susilo yang hadir mewakili Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan adat yang baru dikukuhkan.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Aulia Amri Sutan Kerajaan. Semoga amanah ini diemban dengan penuh tanggung jawab demi kemaslahatan anak kemenakan.
Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan Polri terhadap pelestarian budaya serta mempererat sinergi yang sudah terjalin erat antara aparat, tokoh adat, dan masyarakat,” ujar AKP Elvis Susilo.
Prosesi Palewaan Gelar Sako diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, dilanjutkan rapat internal para Ninik Mamak.
Puncak acara ditandai dengan pemasangan Saluak dan penyisipan keris pusaka oleh Rang Tuo Rajo Makhlizarsyah kepada Aulia Amri yang resmi menyandang gelar Sutan Kerajaan.
Alek gadang tersebut turut dihadiri Sekretaris LKAAM Sumatera Barat Jasmar Rizal, Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Ki Jal Atri Tanjung, Sekda Pasaman Barat Drh.
Dodisan Ismail, Kadis Perkimtan Provinsi Sumatera Barat Ahdiarsyah, Bosa Talu XV Tuanku Jhoni ZA, unsur Forkopimca, Wali Nagari, alim ulama, Bundo Kanduang serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Suasana semakin semarak dengan penampilan kesenian daerah dan Tari Pilin Salapan yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Minangkabau.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bajamba bersama sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kapolsek Sungai Beremas menyampaikan bahwa seluruh tahapan prosesi berlangsung aman, tertib dan tanpa kendala.
Keberhasilan pelaksanaan Palewaan Gelar Sako Pucuk Adat Nagari Aia Bangih menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemangku adat dan masyarakat mampu menghadirkan sebuah perhelatan budaya yang tidak hanya sakral, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan luhur bangsa.
(Ari)












