Tokoh Masyarakat Ajak Warga Nagari Koto Tuo Gunakan Hak Pilih Secara Bijak Pada Pilwana 2026

PASAMAN BARAT, Wartapatroli.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September 2026, sesuai Peraturan Bupati Pasaman Barat Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari, tokoh masyarakat Nagari Koto Tuo, Yusril, S.E., mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurut Yusril, masyarakat hendaknya tidak hanya melihat popularitas calon yang akan dipilih, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas, integritas, pengalaman, serta komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pilihlah pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi kepada masyarakat dan mempunyai pengalaman.

Jabatan wali nagari diemban selama delapan tahun, sehingga masyarakat perlu benar-benar mempertimbangkan pilihannya. Apalagi, ini merupakan pemilihan wali nagari pertama sejak berdirinya Nagari Koto Tuo,” ujar Yusril.

Ia menilai, masa jabatan yang cukup panjang menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk memilih sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi nagari.

Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan nagari, serta menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Yusril juga mengajak seluruh bakal calon wali nagari beserta tim suksesnya untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif selama tahapan Pilwana berlangsung.

Menurutnya, pesta demokrasi tingkat nagari harus menjadi ajang mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Kita berharap Pilwana ini berjalan dengan lancar. Untuk itu, kami meminta kepada seluruh tim sukses agar bersama-sama menjaga Nagari Koto Tuo. Dalam pemilihan wali nagari ini tujuan kita sama, yakni menjadikan Nagari Koto Tuo lebih baik ke depannya,” ungkapnya menjawab Wartapatroli.com Senin (27/7).

Pilwana Serentak Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya pemimpin-pemimpin nagari yang amanah, berintegritas, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di tingkat nagari.

Partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara cerdas juga dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan demokrasi di tingkat lokal.
(Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *