Padang  

ORADO Sumbar Gelar Training of Referee, Agam Utus Empat Calon Wasit Domino Bersertifikat.

PADANG, Wartapatroli.com – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Indonesia (Pengprov ORADO) Sumatera Barat menggelar Training of Referee ORADO Sumatera Barat di Hotel Pangeran Beach, Padang, pada 3–4 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mencetak wasit-wasit domino yang profesional dan bersertifikat guna mendukung penyelenggaraan berbagai turnamen di Sumatera Barat.

Pelatihan tersebut diikuti 38 calon wasit yang berasal dari 11 Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO se-Sumatera Barat. Pengcab ORADO Kota Padang menjadi daerah dengan peserta terbanyak, yakni tujuh orang, sementara Pengcab ORADO Kabupaten Agam mengirimkan empat peserta, yakni Anizur, S.H., Yusra Wafilma, Rino Samna, dan Mak Jon.

Ketua Panitia, Wendi Sukmajaya, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan agar mampu memimpin pertandingan domino secara profesional, adil, dan berintegritas.

“Sebanyak 38 peserta dari 11 pengcab mengikuti pelatihan ini. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan diberdayakan sebagai wasit pada setiap turnamen domino yang berkoordinasi dengan ORADO,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengprov ORADO Sumatera Barat Helmi Moesim Ay, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, Wakil Ketua KONI Sumbar Septri, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, serta jajaran pengurus pusat dan pengurus ORADO Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim Ay menyampaikan bahwa olahraga domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, konsentrasi, serta sportivitas.

“ORADO adalah olahraga rakyat yang naik kelas. Kalau dulu citranya identik dengan perjudian, sekarang domino merupakan olahraga otak yang mengasah kemampuan berpikir. Target kita adalah ikut mencerdaskan Indonesia melalui olahraga ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh calon wasit agar selalu menjunjung tinggi keadilan, objektivitas, dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus menegaskan komitmen KONI dalam mendukung perkembangan ORADO sebagai cabang olahraga prestasi. Menurutnya, ORADO memiliki prospek yang sangat baik dan ditargetkan menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Porprov Sumatera Barat 2028.

“Kami optimistis ORADO akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi dunia olahraga, baik di Sumatera Barat maupun tingkat nasional.

KONI Sumbar mendukung penuh perkembangan ORADO,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Datuak Nan Sati, menyebut domino merupakan permainan rakyat yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Minangkabau.

Ia berharap pembinaan olahraga domino dilakukan secara berkelanjutan melalui penyelenggaraan berbagai turnamen, termasuk membuka ruang kompetisi bagi kalangan anak-anak sebagai sarana melatih kemampuan berpikir sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan telepon genggam.

Melalui kegiatan Training of Referee ORADO Sumatera Barat ini, Pengprov ORADO Sumatera Barat berharap lahir wasit-wasit bersertifikat yang mampu memimpin pertandingan secara profesional serta mendukung kemajuan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi yang terus berkembang di Sumatera Barat hingga tingkat nasional.(Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *