Opini  

Gema Takbir Telah Berhenti, “Perjalanan Baru Segera Dimulai”

Oleh : ENDRIZAL, S. Pd

Gema takbir yang kemarin menggetarkan langit perlahan mulai surut. Idul Fitri 1447 H kini menjadi kenangan dalam lembaran hidup kita. Namun, pertanyaan besar yang harus menghujam di jantung kesadaran kita adalah: Apakah kita hanya sekadar merayakan kemenangan, atau benar-benar telah memenangkan pertempuran?

Ramadan kemarin bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan Madrasah Kehidupan. Selama satu bulan kita telah dilatih untuk jujur saat tak ada yang melihat, sabar saat amarah memuncak, dan peduli saat tangan kita enggan berbagi. Jika hari ini setelah lebaran, lisan kita kembali tajam, kedermawanan kita kembali tertutup, dan salat kita kembali terburu-buru, maka Idul Fitri baru sebatas seremoni kain baru, bukan jiwa yang baru.

Kembali ke “Fitrah” berarti kembali ke titik nol—bersih dan suci. Namun, menjaga kesucian di tengah dunia yang penuh godaan jauh lebih sulit daripada meraihnya selama 30 hari di bulan Ramadan. Idul Fitri 1447 H ini seharusnya menjadi momentum “Membersihkan Hati dan jiwa”. Kita tidak lagi sama dengan diri kita yang setahun lalu. Kita adalah versi yang lebih kuat, lebih tenang, dan lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Puasa melatih kontrol diri” Kontrol lisan di media sosial, kontrol nafsu konsumtif, dan kontrol waktu agar lebih produktif.”
Jika Ramadan membuat kita merasa dekat dengan Allah, maka pasca Idul Fitri harus membuat kita lebih dekat dengan sesama manusia.
Jadikan silaturahmi lebaran sebagai pembuka jalan untuk kolaborasi kebaikan atau bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan di lingkungan sekitar.

Idul Fitri 1447 H bukanlah garis finish, melainkan garis start. Mari melangkah dengan keyakinan bahwa kita bisa membawa cahaya Ramadan ke dalam sebelas bulan berikutnya, hingga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan 1448 H dalam keadaan yang lebih mulia.
Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat melanjutkan perjalanan panjang menuju ridha-Nya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *