Agam  

Hendak Pulang Kerumah Warga Palembayan Temukan Tulang Belulang Manusia di Dekat Pematang Sawah

Agam, Wartapatroli.com – Warga Kampung Sikumbang, Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dikejutkan dengan penemuan tulang belulang manusia, Selasa (25/8) siang.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan yang berada tidak jauh dari pematang sawah salah seorang warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Wartaparoli.com Tulang belulang pertama kali ditemukan oleh wanita paruh baya Zulmiati (40), warga setempat, saat berjalan pulang melewati lokasi tersebut.

Penasaran dengan benda yang mencurigakan, Zulmiati kemudian memeriksanya dari dekat.

Setelah mengetahui benda tersebut berupa tengkorak dan sejumlah bagian tulang manusia, ia tidak menyentuhnya dan memilih melaporkan temuan itu kepada Wali Jorong Subarang Aia, yang mana laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian sektor Palembayan.

Tak berselang lama beberapa Petugas Polsek Palembayan bersama Basarnas Kabupaten Agam dan Unit Identifikasi Polres Agam kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta proses evakuasi.

Kapolsek Palembayan IPTU Andrio Saputra, S.H., M.H., saat dikonfirmasi Wartapatroli.com Selasa (26/8) mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, pihaknya langsung mengamankan lokasi penemuan untuk menjaga agar tidak terjadi perubahan atau gangguan terhadap kondisi di sekitar tempat kejadian.

“Setelah mendapat laporan, anggota langsung mendatangi lokasi, kami mengamankan tempat kejadian dan berkoordinasi dengan Basarnas serta tim identifikasi untuk melakukan evakuasi,” ujar IPTU Andrio.

Dari lokasi, petugas menemukan tengkorak dan beberapa bagian tulang lainnya, selanjutnya seluruh temuan kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan serta proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, identitas tulang belulang tersebut belum dapat dipastikan, jenis kelaminnya Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis dan identifikasi untuk mengetahui identitas serta penyebab kematian.

Andrio menyebutkan, berdasarkan kondisi dan lokasi penemuan, terdapat dugaan sementara bahwa tulang belulang tersebut berkaitan dengan korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Palembayan pada 27 November 2025 silam.

“Untuk identitasnya belum bisa dipastikan, dugaan sementara, tulang belulang tersebut berkaitan dengan korban bencana hidrometeorologi yang terjadi di Palembayan pada 27 November 2025 silam, namun, kita masih menunggu hasil identifikasi,” ujarnya.

Penemuan ini kembali mengingatkan warga terhadap dampak panjang bencana hidrometeorologi yang pernah melanda sejumlah wilayah Kabupaten Agam.

Selain kerusakan infrastruktur dan permukiman, proses pencarian korban juga menyisakan tantangan ketika medan terdampak mengalami perubahan akibat material longsoran, aliran air, maupun timbunan tanah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menemukan benda atau bagian tubuh yang diduga berkaitan dengan korban bencana agar tidak menyentuh atau memindahkannya secara sembarangan.

Masyarakat diminta segera melapor kepada aparat terdekat agar proses identifikasi dapat dilakukan secara ilmiah dan sesuai prosedur.

Hasil pemeriksaan RS Bhayangkara Padang nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai identitas tulang belulang tersebut sekaligus menjawab apakah benar temuan itu berkaitan dengan korban bencana hidrometeorologi yang terjadi di Palembayan pada November 2025 silam atau ada unsur lainnya.

Disini kita berharap agar masyarakat bersabar menunggu hasil identifikasi resmi dan tidak beropini yang merugikan semua pihak.(Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *