Agam, Wartapatroli.com – Warga Jorong Titisan Tunggang, Nagari Persiapan Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dibuat resah oleh aksi seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Jumat (19/6) malam.
Pria tersebut diketahui membuat keributan dan mengamuk di lingkungan permukiman warga sehingga menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat sekitar.
Tak berselang lama menindak lanjuti laporan warga setempat, petugas gabungan dari Satpol PP Kabupaten Agam, Tim Samapta Polres Agam, pemerintah nagari, serta pihak kecamatan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Saat dikonfirmasi Wartapatroli.com Kasi Trantibum Kecamatan Lubuk Basung, Fadhli A., S.IP., M.M., mengatakan bahwa laporan warga langsung ditindaklanjuti guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim gabungan segera bergerak cepat ke lokasi dan yang bersangkutan berhasil diamankan dengan pendekatan persuasif tanpa menimbulkan gangguan lebih lanjut,” ujar fadli.
Setelah diamankan, petugas berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk melakukan identifikasi terhadap pria tersebut.
Dari hasil pendataan diketahui bahwa yang bersangkutan bernama Juli Kusnaedi (25), warga Balapulang Wetan RT 001/RW 002, Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Saat ini Juli Kusnaedi berada dalam pengawasan Dinas Sosial Kabupaten Agam bersama Satpol PP Agam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut serta upaya pemulangan kepada pihak keluarga.
Menurut Fadhli, berdasarkan informasi sementara, pria tersebut diduga tersesat hingga sampai ke wilayah Lubuk Basung.
“Kami masih berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencarikan solusi terbaik, termasuk menghubungi keluarga yang bersangkutan,” katanya.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat dalam menangani kasus sosial yang melibatkan ODGJ demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.(Bagindo)












