Agam  

Petir Sambar Pondok di Agam, 1 Petani Tewas dan 2 Luka Serius

Agam, Wartapatroli.com – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir yang menggelegar menimbulkan peristiwa tragis di Jorong III Kampuang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Rabu (22/4) petang.

Sebuah pondok di tengah persawahan yang digunakan sebagai tempat berteduh tersambar petir dengan kekuatan besar.

Akibatnya, lima orang petani yang berada di dalam pondok menjadi korban. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif.

Korban meninggal diketahui bernama Syafriandi (51), warga Balai Panjang, Jorong III Kampuang. Ia mengalami luka serius di bagian dada dan tubuhnya hangus akibat sambaran petir.

Dua korban lainnya, Debi Andika (28) dan Erizal M, warga Jorong Mata Air, mengalami luka berat dan saat ini dirawat intensif di RSAM Ahmad Mukhtar Bukittinggi.

Keduanya diduga mengalami gangguan pada alat pendengaran akibat kerasnya dentuman petir. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.

Saat dikonfirmasi Wartapatroli.com Rabu (22/4) Staf Kantor Camat Tilatang Kamang, Jhon K, mengatakan peristiwa itu terjadi saat kelima warga sedang berteduh di pondok karena hujan deras yang turun secara tiba-tiba.

“Pada saat bersamaan, petir menyambar pondok tempat mereka berteduh dengan kekuatan sangat besar, sehingga menimbulkan dampak fatal bagi para korban,” ujarnya.

Kerasnya sambaran petir juga menyebabkan para korban terpental, sementara pondok yang mereka tempati hangus terbakar.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kabupaten Agam berpotensi memicu bencana.

Pihak kecamatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama saat hujan deras yang disertai petir.

“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan menghindari tempat terbuka atau bangunan darurat saat terjadi hujan disertai petir,” Pungkasnya.(Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *