Agam  

Menoreh Jasa Melangkah ke Babak Baru”Perpisahan Guru Purna Bakti dan Alih Tugas di Gugus IV Kecamatan Tanjung Raya Penuh dengan Haru.

Agam, wartapatroli.com— Perubahan adalah sunnatullah, hukum yang pasti terjadi dalam perjalanan kehidupan. Begitu pula dalam dunia pendidikan, di mana roda pengabdian terus berputar mengikuti amanah dan waktu.

Pada hari yang penuh berkah ini, 11 Juni 2026,keluarga besar Gugus IV Kecamatan Tanjung Raya menggelar acara perpisahan yang khidmat dan menyentuh hati, mendoakan dan melepas 5 guru yang memasuki masa purna bakti, dan alih tugas, yaitu Hafni Hanum, S. Pd, Armaini, S. Pd, Yenita, S. Pd, Sawaldi, S. Pd, dan Zaujiah, S. Pd.

Acara ini bukan sekadar perpisahan, melainkan wujud rasa syukur dan penghargaan tulus atas segala jasa yang telah ditorehkan. Selama mengabdi di lingkungan Gugus IV, Bapak dan Ibu guru telah menjadi pelita yang menerangi jalan ilmu, menjadi teladan akhlak, dan menjadi tempat berbagi tawa serta air mata. Tanpa lelah, mereka menanam benih kebaikan, menebar ilmu yang bermanfaat, dan membentuk karakter generasi muda, seolah pepatah lama: “Guru adalah pelita yang menerangi tanpa pernah meminta cahaya untuk dirinya sendiri.”

Acara perpisahan ini dihadiri oleh Koordinator Unit Kecamatan (KUK), Suratman, S. Pd. M. Pd.

Dalam sambutannya beliau mengatakan Bagi guru yang kini mengakhiri masa dinas dan memasuki masa purna bakti: ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari masa beristirahat yang penuh berkah, memanen hasil amal jariah yang tak akan terputus pahalanya meski waktu terus berlalu. Ilmu yang diajarkan dan akhlak yang diteladankan akan terus hidup dalam diri ribuan siswa dan rekan sejawat.

Sementara itu, bagi guru yang mendapat amanah alih tugas: perpindahan ini adalah anugerah dan kesempatan untuk menebar manfaat di tempat yang lain. Bagaikan sungai yang mengalir, membawa kesegaran ke setiap tanah yang dilaluinya, semoga langkah Bapak/Ibu senantiasa dimudahkan, diberi kekuatan, dan mampu melahirkan prestasi gemilang di tempat tugas yang baru’, ulasnya.

Ketua Gugus IV, Taufik Rusydi, S. Pd dalam sambutannya menyampaikan, purna tugas dan alih tugas “Bukanlah akhir dari sebuah cerita” Berpisah raga tidak berarti berpisah hati. Jalinan silaturahmi dan persaudaraan yang telah terjalin erat selama ini harus tetap terpelihara. Biarlah kenangan indah menjadi pengingat, dan pengalaman berharga menjadi bekal yang tiada ternilai, katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol kenang-kenangan. Seluruh guru dan kepala sekolah di Gugus IV Kecamatan Tanjung Raya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga segala pengabdian diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kesuksesan di mana pun Bapak dan Ibu berada.

Siangnya acara hiburan di iringi musik Simponi pimpinan Sawaldi, S. Pd. Masing – masing guru menampilkan bakatnya melantunkan lagu – lagu Pop dan lagu Minang yang membuat suasana semakin haru.(En tanjung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *