Asap Pabrik Dekat Sekolah Picu Kekhawatiran Warga, Pemantauan Lingkungan Diminta Segera Dilakukan

ROKAN HILIR, Wartapatroli.com – Kekhawatiran warga terhadap dampak lingkungan akibat aktivitas pabrik kelapa sawit PT Jatim Jaya Perkasa di Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, semakin menguat.

Pasalnya, lokasi pabrik yang disebut hanya berjarak sekitar 100 meter dari SMP Negeri 4 Kubu Babussalam dan SD Negeri 013 Teluk Nilap dinilai berpotensi mengganggu kesehatan dan keselamatan lingkungan belajar para siswa.

Warga menilai kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Mereka mengkhawatirkan paparan asap yang diduga berasal dari aktivitas pabrik dapat berdampak terhadap kualitas udara di sekitar sekolah, terutama bagi anak-anak yang setiap hari mengikuti proses belajar mengajar.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka berhak mendapatkan udara yang bersih dan lingkungan belajar yang sehat,” ujar salah seorang warga yang enggan identitasnya dipublikasikan saat dikonfirmasi Wartapatroli.com Minggu (26/7).

Selain persoalan kualitas udara, pihak sekolah juga disebut pernah mengeluhkan atap seng bangunan yang cepat mengalami korosi hingga menyebabkan kebocoran.

Bahkan, setelah dilakukan penggantian dengan seng baru, kondisi serupa dikabarkan kembali terjadi dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan usia pemakaian normal material bangunan tersebut.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat dan mendorong perlunya dilakukan kajian ilmiah secara menyeluruh untuk mengetahui faktor penyebabnya.

Pemeriksaan kualitas udara dan pengujian lingkungan dinilai penting guna memastikan apakah terdapat faktor-faktor yang berkontribusi terhadap percepatan korosi pada bangunan sekolah.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir bersama instansi terkait segera melakukan pemantauan berkala terhadap kualitas udara di sekitar kawasan sekolah serta memastikan seluruh aktivitas industri memenuhi baku mutu emisi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Pengawasan yang ketat dinilai menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya dampak lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah yang termasuk kelompok rentan terhadap paparan pencemaran udara.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan Wartapatroli.com kepada pihak PT Jatim Jaya Perkasa belum memperoleh tanggapan.

Pasalnya saat didatangi, petugas keamanan pabrik mengarahkan untuk menghubungi pihak humas bermarga Hasibuan yang berkantor di Pekanbaru.

Namun hingga berita ini diterbitkan, panggilan telepon belum dijawab dan pesan yang dikirimkan juga belum mendapatkan balasan.

Masyarakat berharap pemerintah tidak menunggu munculnya dampak yang lebih besar untuk melakukan pengawasan.

Pemeriksaan kualitas udara secara berkala dan transparan dianggap sebagai langkah penting untuk memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan sehat.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Jatim Jaya Perkasa terkait kekhawatiran yang disampaikan warga.

Dalam persoalan ini Wartapatroli.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang.(Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *