Pelalawan,Wartapatroli.com – Kodam XIX Tuanku Tambusai mengerahkan 310 personel bersama unsur terkait untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Koridor RAPP Km 8, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (31/8).
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan terhadap lahan yang terbakar.
Hingga kini, luas lahan terdampak karhutla mencapai sekitar 967,69 hektare, dengan penambahan area terbakar sekitar 80,67 hektare.
Kondisi di lapangan masih cukup berat. Lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar dan tanaman kelapa sawit membuat api berpotensi kembali menyala dan meluas.
Situasi diperparah oleh angin kencang, cuaca panas, keterbatasan sumber air, serta asap tebal yang mengganggu proses pemadaman.
Petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan, terutama pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap dan dinilai berpotensi kembali terbakar.
Operasi penanggulangan karhutla tersebut melibatkan personel TNI, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta personel dari sejumlah perusahaan yang berada di sekitar lokasi.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim mengoperasikan 26 mesin ministrike, delapan unit excavator, satu unit water bombing, dan dua unit drone, selain berbagai peralatan pompa dan selang.
Sejumlah alat berat digunakan untuk membuat penyekatan dan mempersempit ruang gerak api sehingga kobaran tidak semakin meluas ke kawasan lain.
Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan titik api di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api yang telah dipadamkan tidak kembali membesar, khususnya di kawasan lahan gambut.
Di sisi lain, pemilik lahan dan penyebab terjadinya kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polsek Pangkalan Kerinci.
Penanganan karhutla akan terus dilakukan melalui pemadaman, pendinginan, penyekatan, serta pemantauan titik-titik rawan guna mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi dampak asap terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.(Rizal)












