Pasaman, Wartapatroli.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah, pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Pasaman tahun anggaran 2026 kembali menjadi sorotan publik.
Nilai anggaran yang tercatat mencapai sekitar Rp1,5 miliar untuk paket Belanja Modal Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman.
Pengadaan tersebut diketahui muncul dalam sistem pengadaan nasional INAPROC dengan kode paket yang mencantumkan rencana pembelian kendaraan dinas kepala daerah.
Padahal, pada tahun anggaran sebelumnya, rencana pengadaan mobil dinas serupa sempat dicoret oleh Bupati Pasaman dengan alasan penyesuaian prioritas anggaran daerah.
Kemunculan kembali anggaran tersebut memunculkan asumsi publik terkait dugaan adanya ketidak konsistenan kebijakan efisiensi serta potensi penyimpangan dalam perencanaan belanja daerah.
Mengutip dari lansiran salatu akun facebook media lokal sejumlah pihak menilai, di tengah masih banyaknya kebutuhan publik seperti infrastruktur dan layanan dasar, pengadaan kendaraan dinas mewah perlu mendapatkan penjelasan terbuka kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Daerah Pasaman, Yudesri, yang dikonfirmasi awak media terkait realisasi pengadaan, urgensi kebutuhan kendaraan dinas tersebut, serta alasan dimunculkannya kembali anggaran itu, belum memberikan keterangan.
Upaya konfirmasi melalui sambungan WhatsApp salah satu kru media tidak tersambung, sementara pesan yang dikirim juga belum mendapat jawaban.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi proses penganggaran dan potensi indikasi penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan APBD 2026.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terkait dugaan tersebut.
Publik kini menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk memastikan apakah pengadaan tersebut benar-benar bersifat mendesak atau masih dalam tahap perencanaan yang dapat ditinjau ulang sesuai prinsip efisiensi anggaran.(Red)












