Agam  

Petani Nagari Koto Kaciak Tanjung Raya, Apresiasi Komitmen Bupati Agam Terkait Rehabilitasi Lahan

Agam, Wartapatroli.com – Langkah cepat Bupati Agam, Ir H Benni Warlis, Dt Tan Batuah, untuk implementasi proses rehabilitasi 69 hektare lahan pertanian terdampak bencana di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (3/3), mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Agam itu dinilai memberi semangat baru bagi para petani yang selama ini terdampak bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Agam, Ir H Benni Warlis, yang didampingi sejumlah kepala OPD, unsur pemerintah kecamatan, serta perangkat nagari setempat.

Saat dikonfirmasi Wartapatri.com Selasa (3/3) salah seorang petani, Rudi (45), mengaku senang dan merasa diperhatikan dengan adanya peninjauan langsung dari kepala daerah.

“Kami merasa diperhatikan. Dengan turunnya Bapak Bupati ke lokasi, kami jadi lebih yakin lahan ini benar-benar akan dipulihkan. Harapan kami, sawah bisa segera ditanami kembali,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yulidar (52), yang menyebut rehabilitasi lahan sangat penting karena sektor pertanian menjadi sumber utama penghidupan masyarakat di Nagari Koto Kaciak.

“Sejak bencana, sawah kami tertimbun lumpur dan batu. Saluran irigasi juga rusak. Kalau ini selesai, tentu ekonomi kami bisa bangkit lagi,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Benni Warlis memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai target. Pengerjaan meliputi pembersihan material sisa bencana, perbaikan struktur tanah, hingga pembenahan jaringan irigasi.

Sejumlah alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pemulihan. “Kita ingin lahan ini cepat produktif kembali. Kalau sawah sudah bisa ditanami, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujar Benni menjawab Wartapatroli.com di sela kunjungan.

Pemerintah Kabupaten Agam juga tengah mengupayakan bantuan benih dan pupuk bagi petani terdampak agar setelah lahan siap, musim tanam berikutnya tidak terganggu.

Dengan adanya komitmen tersebut, masyarakat berharap rehabilitasi dapat rampung tepat waktu sehingga sektor pertanian di Kecamatan Tanjung Raya kembali pulih dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah pascabencana. (Bagindo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *