Agam, Wartapatroli.com — Menindaklanjuti keluhan petani terkait keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi yang berdampak terhadap kebutuhan musim tanam, Dinas Pertanian Kabupaten Agam gerak cepat melakukan koordinasi langsung dengan pihak produsen guna mempercepat normalisasi penyaluran pupuk di daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Ir. Arief Restu, M.Si., bersama unsur Pelaku Usaha Distribusi (PUD)/distributor, Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS)/kios, serta perwakilan Gapoktan se-Kecamatan Lubuk Basung ke PT Pupuk Indonesia.
Pertemuan itu difokuskan untuk mencari solusi atas hambatan distribusi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir agar kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi.
Dalam audiensi tersebut, pihak PT Pupuk Indonesia menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi dipengaruhi keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta terganggunya akses transportasi akibat dampak bencana pada sejumlah jalur logistik utama.
Manager Penjualan Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau PT Pupuk Indonesia (Persero), Fajar Ahmad, S.P., saat dikonfirmasi Wartapatroli.com mengatakan pihak perusahaan telah melakukan koordinasi dengan Pertamina Cabang Padang untuk mendukung kelancaran distribusi.
“Koordinasi dilakukan agar armada pengangkut pupuk bersubsidi memperoleh prioritas pengisian BBM sehingga proses penyaluran dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Audiensi tersebut mendapat respons positif dari pihak produsen sekaligus memberikan kepastian informasi kepada perwakilan petani terkait kondisi distribusi saat ini.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arief Restu, M Si, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen agar ke depan tidak terjadi lagi kelangkaan pupuk di wilayah Agam.
Ia juga berharap seluruh pihak terkait dapat mendistribusikan pupuk sesuai peruntukan serta menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pupuk bersubsidi benar-benar diterima petani yang berhak.
Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Agam berharap percepatan penanganan hambatan distribusi ini dapat segera memenuhi kebutuhan pupuk petani dan mendukung kelancaran musim tanam di seluruh wilayah Kabupaten Agam.(Bagindo)












