Agam  

Membangun Pendidikan, Mencetak Generasi , “Upacara HARDIKNAS di SD Negeri 38 Lubuk Sao,Penuh Makna. “

Wartapatroli.com.Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman SD Negeri 38 Lubuk Sao Kecamatan Tanjung Raya pada pagi hari Sabtu, 2 Mei 2026.Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini berlangsung berbeda dari biasanya, karena seluruh petugas inti upacara diisi oleh para guru, sementara seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 menjadi peserta yang mengikuti jalannya upacara dengan penuh perhatian dan rasa hormat.

Momen yang paling dinanti dan menjadi sorotan adalah saat barisan majelis guru memasuki lapangan upacara. Dengan mengenakan pakaian seragam KORPRI, mereka berjalan dengan langkah teratur, tegap, dan penuh hikmat menuju tempat posisinya masing – masing.

Setiap ayunan kaki mereka seolah membawa pesan pengabdian, tanggung jawab, dan keteladanan yang ingin ditanamkan kepada seluruh anak didiknya.

Seluruh rangkaian upacara mulai dari pemimpin upacara, pembaca Pembukaan UUD 1945, hingga petugas pengibar bendera merah putih semuanya dijalankan oleh para pendidik.

Mereka melaksanakan setiap tugas dengan ketelitian, suara yang tegas namun lembut, dan sikap yang mencerminkan makna mendalam dari setiap bagian acara.

Saat pengibaran bendera berlangsung, suasana menjadi semakin mengharukan. Tiga orang guru yang bertugas sebagai pengibar bendera merah putih, melangkah dengan perlahan dan penuh makna, seolah ingin mengajarkan kepada siswa bahwa bendera yang berkibar bukan hanya kain berwarna, melainkan lambang perjuangan dan harapan masa depan yang akan diemban oleh generasi muda.

Sebagai Inspektur upacara Wilna wati, S. Pd selalu kepala sekolah SD Negeri 38 Lubuk Sao, dalam amanatnya menjelaskan bahwa
Hari Pendidikan Nasional yang kita peringati ini mengingatkan kita kembali pada semangat perjuangan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara.

Beliau mengajarkan kepada kita prinsip yang sangat indah: Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

Artinya, di depan seorang pendidik harus memberi teladan yang baik, di tengah-tengah harus membangun semangat dan menciptakan gagasan, dan di belakang harus memberikan dorongan dan dukungan.

Semoga peringatan Hari Pendidikan Nasional ini dapat memperkuat tekad kita semua untuk memajukan pendidikan di sekolah ini, serta mewujudkan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, dan keberkahan atas segala upaya yang kita lakukan.

Sawaldi, S. Pd, yang tak lama lagi akan memasuki masa Purna Bakti, dengan semangat yang tak pernah padam ketika ditemui wartapatroli.com.beliau mengatakan menjadi guru adalah kebanggaan yang tak terkira, dan mengabdi di dunia pendidikan adalah kebahagiaan yang abadi. rasa bangga ini akan kami jadikan semangat yang tak pernah padam. Kami akan terus mengabdi, terus belajar, dan terus memberikan yang terbaik untuk pendidikan, untuk anak-anak didik kami, dan untuk kemajuan bangsa dan negara,ulasnya.

Dengan berakhirnya upacara yang berjalan lancar dan penuh makna ini, peringatan Hari Pendidikan Nasional di SD Negeri 38 Lubuk Sao, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, meninggalkan kenangan indah dan pelajaran berharga yang akan terus dikenang oleh seluruh warga sekolah.(En Tanjung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *